Showing posts with label Dunia. Show all posts
Showing posts with label Dunia. Show all posts

Wednesday, June 10, 2015

Australia Kirim Kembali Dubesnya ke Jakarta


Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Rabu (10/6/2015), membela keputusannya untuk mengirim kembali duta besar Australia ke Jakarta. Selama enam minggu terakhir Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, ditarik dari Jakarta sebagai sebuah bentuk protes atas eksekusi terhadap dua penyelundup narkoba asal negeri kanguru itu.
Indonesia mengeksekusi dua warga Australia, yaitu Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, pada April lalu. Indonesia mengabaikan permohonan berapi-api pemerintah dan masyarakat Australia untuk membatalkan eksekusi itu.
“Saya tegaskan bahwa duta besar ditarik ketika itu karena perasaan sedih Australia dalam menanggapi eksekusi (dua orang) itu,” kata Abbott. “Kami melakukan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi dia (duta besar) sudah keluar dari sana selama sekitar 40 hari dan saya pikir sekarang merupakan waktu yang tepat baginya untuk kembali.”
Duta Besar Paul Grigson kembali ke Jakarta pada hari Senin.
“Hubungan kita dengan Indonesia kuat dan semakin kuat,” tambah Abbott. “Jelas ada sejumlah tegangan sebagai akibat dari eksekusi atas dua warga kita dan jelas kami telah membuat upaya terbaik pada saat itu. Kami berpikir bahwa eksekusi terhadap mereka tidak perlu dan kontraproduktif. Namun, kami juga membuat jelas pada waktu itu bahwa kami tidak akan membiarkan ini dapat merusak secara permanen persahabatan yang sangat baik dan hubungan yang sangat penting.”
Indonesia telah mengeksekusi lima narapidana narkoba asing lainnya bersama dengan dua warga Australia itu. Presiden Joko Widodo, yang mendukung hukuman mati, menegaskan bahwa Indonesia sedang menghadapi keadaan darurat terkait atas meningkatnya penggunaan narkotika.
Hubungan Australia dan Indonesia telah perlahan-lahan membaik sebelum eksekusi itu, setelah berada di titik terendah pada akhir tahun 2013 terkait munculnya laporan bahwa mata-mata Australia telah mencoba untuk menyadap telepon Presiden Susilo Bambang Yuhdoyono (SBY) dan orang-orang di lingkaran dalamnya. Terkait laporan itu, Jakarta menarik duta besarnya dari Canberra dan menangguhkan kerja sama di sejumlah bidang, termasuk kerja sama dalam upaya untuk menghentikan penyelundupan manusia perahu mencapai Australia.

Kompas.com

Friday, May 29, 2015

Kota Ini Menjadi Batas Negara Paling Unik dan Rumit

Lihatlah batas ke dua negara ini. Melihat foto-fotonya kita akan melihat keunikannya sekaligus kerumitannya. Kota Baarle adalah sebuah kota yang menjadi batas negara antara Belanda dan Belgia. Karena wilayah kota ini terletak di kedua negara, maka untuk membedakannya dibuatlah nama lanjutan yang berbeda di masing-masing negara.
Kota Baarle yang berada di wilayah Belanda disebut dengan kota Baarle-Nassau, sedangkan di negara Belgia disebut dengan Baarle-Hertog. Uniknya lagi perbatasan kedua negara ini juga bisa dibilang cukup rumit dan tidak seperti perbatasan negara-negara yang lain yang biasanya menggunakan pagar pembatas.



Untuk memisahkan antara kedua negara, kota ini diberi tanda plus-plus berwarna putih. Batas negara antara kedua negara ini bisa dijumpai di kebun, pertokoan, rumah, trotoar dan beberapa tempat lainnya. Uniknya lagi, setiap rumah yang terbelah dan terdapat tanda plus berwarna putih, maka rumah tersebut akan masuk ke dalam negara Belanda atau Belgia berdasarkan letak pintu depan rumah tersebut. Terhitung sebanyak 26 bagian yang secara terpisah menjadi perbatasan antara Belanda dan Belgia. 
Sejarah batas negara Belanda dan Belgia terbentuk dari hasil pertukaran lahan, kesepakatan, sejumlah perjanjian serta jual Beli anatara Dukes of Brabant danLord of Breda di abad  ke 12. Setelah resmi berpisah pada tahun 1839, dibentuklah tiga komisi untuk menyelesaikan masalah perbatasan tersebut.
 
http://terselubung.in/kota-ini-menjadi-batas-negara-yang-paling-rumit/

Monday, May 18, 2015

Xanana : Tanpa Habibie, Saya Hanya akan Jadi Tukang Es di Tebet

Hubungan buruk Indonesia dengan Timor Leste beberapa waktu membuat kedua negara yang dulu sempat bersatu tersebut terpaksa harus berpisah. Namun nyatanya saat ini hubungan buruk tersebut sudah hilang dan malah Indonesia dan Timor Leste menjadi dua negara yang persahabatannya cukup kental di antara negara-negara ASEAN.
Melihat ke belakang, mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao menceritakan sekelumit catatan perjalanannya. Presiden Timor Leste pertama yang menjabat pada 2002 hingga 2007 itu menuturkan, Indonesia memiliki andil sangat besar yang akhirnya membuat Timor Leste benar-benar menjadi negara seperti sekarang.
“Pak SBY mengatakan itu mengatasnamakan militer Indonesia dan juga atas nama Pemerintah Indonesia,” katanya.
Tak lupa, Xanana pun memberikan rasa terima kasihnya pada Presiden ke-3 Indonesia B.J. Habibie yang saat itu memberikan opsi kemerdekaan bagi Timor Leste. Padahal, keputusan tersebut mendapat banyak kecaman dan tentangan dari banyak pihak.
Namun bagi Xanana, keberanian Habibie tersebut akan menjadi keuntungan untuk masa yang akan datang. Menurutnya untuk mendapatkan sesuatu memang harus ada hal yang mereka korbankan.
“Tanpa keberanian dari Pak Habibie mungkin sekarang saya hanya akan menjadi penjual es batu di Tebet,” kata Xanana sambil tertawa.
“Apa yang saya bikin hanya half of process, another half is Indonesian,” ujarnya yang langsung mendapatkan tepuk tangan meriah dari para peserta.
Xanana pun meyakinkan diri jika persahabatan Indonesia-Timor Leste tidak akan membuat hubungan keduanya berubah seperti yang terjadi di Israel dan Palestina. Menurutnya kebencian yang sudah dipupuk dari kecil oleh anak muda Palestina terhadap Israel membuat hubungan keduanya sulit untuk membaik.
“Anak muda dan anak kecil jangan dibimbing untuk membenci. Kami ingin berubah dan harus bersatu agar meski negara kami kecil tapi kami kuat,” ujar Xanana tegas.

CNN Indonesia
http://jakartagreater.com/xanana-tanpa-habibie-saya-hanya-akan-jadi-tukang-es-di-tebet/

Friday, May 15, 2015

Diusir Malaysia, 700 muslim Rohingya diselamatkan nelayan Indonesia


Lebih dari 700 muslim Rohingya dan Bangladesh kembali terdampar di Aceh. Para pengungsi ini tiba di Indonesia ditolong oleh nelayan yang sedang berlayar.

"Menurut informasi yang saya dapat, nelayan lokal yang menyelamatkan mereka," ujar Kepala Kepolisian Kota Langsa, Aceh, Indonesia, Sunarya, seperti dikutip dari The Straits Times, Jumat (15/5).

Mereka, lanjut dia, diusir oleh para militer angkatan laut Malaysia di batas perairan Indonesia.

"Menurut si nelayan, kapal mereka hampir tenggelam dan para nelayan itu menolongnya. Ada enam kapal nelayan yang membantu," terang Sunaryo.

Petugas imigrasi Langsa, Samsul Bahri menegaskan jumlah pengungsi Rohingya ini ada 712 orang. "Mereka kami evakuasi dari pelabuhan, saat ini," jelasnya.

Pada Rabu kemarin, para pengungsi Rohingya ditolak keberadaannya oleh Malaysia. Militer Angkatan Laut Malaysia langsung mengusir kapal yang membawa mereka.

"Apa yang kalian harapkan dari kami? tanya Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia Wan Junaidi Jafaar, seperti dilansir surat kabar the Guardian, Kamis (14/5).

"Kami sudah bersikap baik kepada orang-orang yang masuk ke wilayah kami. Kami perlakukan mereka secara manusiawi tapi mereka tidak bisa berbondong-bondong memasuki perairan kami semacam ini," lanjut Jafaar.

"Kami harus menyampaikan pesan yang tepat bahwa mereka tidak diterima di sini," kata dia setelah sekitar seribu pengungsi Rohingya mendarat di pesisir Langkawi.

Hingga kini, belum ada kepastian ke mana para warga Rohingya ini akan dibawa.

http://www.merdeka.com/dunia/diusir-malaysia-700-muslim-rohingya-diselamatkan-nelayan-indonesia.html

Saturday, April 25, 2015

Tiongkok Sapu Bersih Proyek Infrastruktur Indonesia


Konferensi Asia Afrika akhirnya selesai, Kamis (23/4/2015). Ada tiga hasil yang disepakati dalam pertemuan itu.
Pertama, penguatan kerja sama selatan-selatan untuk mendukung perdamaian dan kemakmuran ekonomi. Kedua, deklarasi penyegaran kemitraan strategis baru Asia Afrika. Terakhir, deklarasi tentang Palestina.
Yang juga menarik adalah hasil pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping di sela-sela KAA itu. Presiden Jokowi memastikan bahwa Tiongkok akan ikut berinvestasi dalam proyek infrastruktur.
Dari situs Sekretariat Kabinet disebutkan, proyek infrastruktur yang menggandeng Tiongkok antara lain pembangunan 24 pelabuhan, 15 bandar udara (bandara), pembangunan jalan sepanjang 1.000 kilometer (km), pembangunan jalan kereta api sepanjang 8.700 km, serta pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 35.000 megawatt (MW).
Tak cuma itu, Tiongkok juga akan terlibat dalam pembangunan jalur kereta supercepat Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya. Sayang, pemerintah tak menyebutkan nama proyek berikut besaran nilai proyek.
Pengamat kebijakan publik Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Agung Prabowo, menilai keputusan menggandeng Tiongkok harus dipertanyakan. "China memang luar biasa. Tapi, apakah mereka unggul dalam pembangunan pelabuhan, jalan, jalur kereta, pelabuhan, dan bandara? Itu harus dijelaskan," ujarnya.
Menurut dia, selama ini, beberapa pengadaan barang dan jasa yang melibatkan China acap kali bermasalah. Salah satunya adalah proyek program percepatan pembangunan pembangkit listrik bertenaga batubara, gas, dan energi terbarukan atau fast track programme tahap I.
Pembangkit listrik yang dibangun Tiongkok dalam proyek ini tak bisa berproduksi maksimal lantaran banyak komponen usang. Selain itu, pada kasus pengadaan transjakarta, banyak unit yang rusak dan berkarat.
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dedy Priatna juga pernah mengatakan, proyek pembangkit listrik tahap I yang dikerjasamakan dengan Tiongkok hampir 90 persen rampung. Namun, kapasitas produksi listrik itu hanya 30 persen-50 persen saja. Ini jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan pembangkit listrik yang dibangun kontraktor Jerman, Perancis, dan Amerika yang bisa mencapai 75 persen-80 persen.
Kepala Pengkajian Energi Universitas Indonesia Iwa Garniwa menambahkan, teknologi pembangkit listrik Jerman, Jepang, dan Korea lebih mahal. Teknologi dari Tiongkok memang lebih murah, tetapi kapasitasnya tak sesuai harapan.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/04/25/165045026/Tiongkok.Sapu.Bersih.Proyek.Infrastruktur.Indonesia

Sunday, February 22, 2015

Gerbang Perbatasan RI Usang, di Timor Leste Terawat dan Terang Benderang


Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kegiatan mengecat pintu gerbang perbatasan Indonesia dan Timor Leste di Desa Humusu C, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Aksi ini dilakukan karena gerbang tersebut sudah usang dan tak terurus sejak dibangun tahun 2007 silam. Para anggota dewan yang turun langsung mengecat pintu gerbang perbatasan adalah Jefry Unbanunaek (Anggota DPRD Provinsi NTT), Jean Neonufa (Ketua DPRD Kabupaten TTS), dan Roy Babys serta Egy Usfunan (anggota DPRD Kabupaten TTS).

Jefry Unbanunaek, Minggu (22/2/2015), mengaku prihatin dengan kondisi gerbang perbatasan yang usang dan tidak terurus. Atas dasar keprihatinan itu, dia bersama teman-teman anggota dewan lainnya secara spontan melakukan kegiatan itu.

“Apa yang kami lakukan hanyalah bentuk dan rasa cinta kami kepada Bangsa Indonesia. Gerbang adalah wajah Indonesia dan sungguh sangat disayangkan gerbang batas yang menggambarkan wajah dan wibawa bangsa, tidak terurus dan bila dibandingkan dengan Timor Leste yang baru merdeka, perbedaannya sangat jauh," kata dia. "Di Timor Leste, fasilitas maupun sarana yang ada sangat baik dan layak,” kata Jefry lagi.

Dalam aksi ini, Jefry mengaku sempat berbincang dengan Komandan Pos dan Manajer Pos Timor Leste. Dari perbincangan itu diketahui bahwa di Timor Leste ada manajer yang mengurus kebersihan dan manajemen pos perbatasan. Sehingga, petugas keamanan tidak terganggu dengan urusan lain yang bukan menjadi tugas mereka.

Menurut Jefry, pada malam hari, lampu penerangan jalan di wilayah Timor Leste terang benderang, sedangkan di wilayah RI tidak menunjukkan adanya pos perbatasan. Gerbang batas pun catnya sudah usang, beberapa bagian trotoar dan jembatan yang sudah sempat dicat oleh petugas perbatasan, namun kini kembali luntur.

Kondisi yang minim perhatian di perbatasan sangat dikhawatirkan dapat menimbulkan gejolak sosial. Mungkin saja, kata Jefry, masyarakat yang melihat kondisi ini dapat berpikir bahwa dengan merdeka bisa lebih cepat maju, dan masyarakat bisa lebih cepat merasakan pelayanan.

“Keadaan begini kalau dibiarkan, maka bisa terjadi gejolak di kemudian hari. Untuk itu perhatian Pemerintah melalui pembangunan di wilayah perbatasan yang ada di Provinsi NTT harus segera diberi perhatian oleh pemerintah pusat. Distrik Oekusi, Timor Leste sudah jadi wilayah otonom dan pembangunan sekarang sedang berlangsung," kata dia.

"Masyarakat tidak tahu dan tidak mau tahu dananya dari mana, yang masyarakat lihat ke depan Timor Leste sudah semakin maju dari kita,” sambung Jefry lagi. 



http://regional.kompas.com/read/2015/02/22/17591331/Gerbang.Perbatasan.RI.Usang.di.Timor.Leste.Terawat.dan.Terang.Benderang

Friday, February 20, 2015

China Resmi Larang Model "Panas" di Pameran Otomotif

Model seksi dengan busana menggoda bakal punah di salah satu pameran otomotif besar di China. Panitia pelaksana Shanghai Auto Show 2015 mengatakan pengunjung eksebisi yang dijadwalkan berlangsung pada 22 – 29 April itu tidak bisa lagi cuci mata dengan aura negatif.

Keputusan resmi ini disampaikan pada Selasa, (17/2/2015), menyusul pernyataan serupa sebelumnya. Tidak akan ada lagi model "panas" yang menemani mobil pamer, para model akan kembali ke tugas awal yaitu membujuk pengunjung untuk mendekat kemudian menjelaskan produk.

Pameran di Shanghai menjadi yang pertama untuk China, proyek percontohan ini digunakan sebagai acuan buat semua pameran otomotif di China mulai 2015.
“Mengembalikan esensi eksebisi serta fokus kepada teknologi dan inovasi di industri otomotif,” kata panitia menjelaskan alasan keputusan itu seperti disitat dari Shanghaiist, Rabu (18/2/2015). Langkah ini mengurai simpul pendapat tentang pentingnya eksistensi model seksi yang selama ini dinilai seronok karena bisa tampil sampai “setengah telanjang”.

Motivasi menghapus model seksi dari pameran otomotif China memuncak pada Januari lalu setelah tragedi yang menewaskan 36 orang saat perayaan pergantian tahun. Kegiatan yang melibatkan banyak orang kini diawasi lebih ketat oleh otoritas Shanghai, supervisi pada promosi penjualan semakin tegang.
Laporan lain juga menyebut kekhawatiran publik tentang moral muncul karena lembaga sensor China “meloloskan” adegan model berkostum drama sejarah TV “The Empress of China” di salah satu pameran.
Model seksi sangat lekat dengan pameran otomotif, bahkan peserta pameran kerap menggelar sesi khusus untuk pemotretan mobil pamer dengan model aduhai. Namun kini China ingin mengarahkan fokus penikmat otomotif ke bintang pameran sebenarnya, yaitu mobil. 


http://otomotif.kompas.com/read/2015/02/20/131147615/China.Resmi.Larang.Model.Panas.di.Pameran.Otomotif.

Thursday, February 19, 2015

Tiga tahun lagi, kapal perang AS berjaga di Asia Tenggara


Empat unit kapal perang Amerika Serikat dengan kemampuan tempur dan manuver tingkat tinggi rencananya beroperasi di daerah pesisir Asia Tenggara, tepatnya di Singapura. Penempatan armada itu dilakukan paling lambat 2018.
Penempatan kapal tempur pesisir (LCS) tersebut untuk merespon China yang agresif menebar kekuatan tempur di Laut China Selatan dan semenanjung Korea. Hal ini disampaikan perwakilan militer AS yang berada di atas kapal USS Fort Worth.
"Kita akan segera melihat empat armada LCS beroperasi di singapura karena kami menyebarkan seluruh kapal," kata Laksamana Charles Williams yang mengepalai program LCS seperti dilansir the Strait Times, Rabu (18/2).
Kontingen pertama kapal tempur AS ini tiba pada Mei 2017. Tugas mereka adalah mengamankan wilayah pesisir Singapura. Artinya, ruang operasi kapal-kapal Negeri Paman Sam itu akan sangat dekat dengan wilayah Indonesia.
"Setiap kapal akan bertugas dalam periode 16 bulan," kata Williams.
Kerja sama dengan Singapura ini sudah masuk dalam rencana strategis pemerintah Amerika Serikat. Angkatan laut AS berencana membangun 52 kapal tempur jenis LCS dengan total biaya USD 37 milliar.
Tetapi di dalam negeri, program perakitan kapal ini masih menjadi kontroversi karena masalah biaya, inflasi, serta perubahan desain dan konstruksi. Menteri Pertahanan AS Leon Panetta mengumumkan bahwa negaranya akan menggeser mayoritas armada lautnya ke Asia Pasifik pada 2020.
Wilayah ini dianggap strategis, menginat banyak negara mitra Amerika mengalami sengketa batas maritim dengan China. Untuk klaim wilayah Laut China Selatan saja, China sejauh ini ribut dengan Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Vietnam.
Di luar konflik dengan ASEAN, Negeri Tirai Bambu juga saling mengklaim dengan Taiwan dan Jepang untuk kawasan kaya gas di Senkaku.

http://www.merdeka.com/dunia/tiga-tahun-lagi-kapal-perang-as-berjaga-di-perbatasan-ri.html

Tuesday, December 30, 2014

Serpihan AirAsia QZ8501 Ditemukan Pada Hari Ketiga, Indonesia Dipuji Dunia


Serpihan pesawat AirAsia QZ8501 berhasil ditemukan di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada pencarian hari ketiga yang dipimpin oleh Basarnas. Operasi pencarian ini disebut sebagai pencarian tercepat sepanjang sejarah tragedi penerbangan dunia.

Media asing, Wall Street Journal (WSJ), seperti dikutip detikcom pada Selasa (30/12/2014), menyebut bahwa Indonesia memiliki kemampuan pencarian dan penyelamatan paling terdepan di antara negara-negara Asia.

Kemampuan ini, menurut pengamat asing yang dikutip WSJ, didapat dari pengalaman atas insiden pesawat dan kapal feri yang terjadi sebelumnya.

"Indonesia memiliki banyak pengalaman dengan bencana. Satu hal, mereka sangat baik dalam menyelidiki kecelakaan," tutur Greg Waldron yang merupakan managing editor dari publikasi industri FlightGlobal untuk wilayah Asia.

Waldron menambahkan, tim investigator Indonesia memiliki hubungan mendalam dengan lembaga-lembaga yang menyelidiki insiden penerbangan dunia, termasuk US National Transportation Safety Board (NTSB), sehingga penyelidikan yang dilakukan akan sangat menyeluruh.

WSJ kemudian mengutip insiden pesawat Lion Air pada 13 April 2013 lalu di Bali. Meskipun tidak ada korban tewas, sebut WSJ, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah merilis laporan selang sebulan, atau pada Mei 2013. Kemudian laporan awal insiden jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 pada Mei 2012 lalu, yang menewaskan 45 orang juga dirilis pada Agustus 2013, selang beberapa bulan saja.

"Indonesia sebenarnya memiliki kendaraan laut tak berawak yang bisa melakukan navigasi di dalam gelombang laut besar," ucap Mark Martin dari Martin Consulting yang merupakan perusahaan konsultan penerbangan independen
"Jika pesawat jatuh, saya yakin akan bisa dilacak dengan cepat dan upaya evakuasi akan berjalan sukses," imbuhnya.

Sementara itu, beberapa saat setelah pengumuman hilangnya AirAsia QZ8501, otoritas Korea Selatan (Korsel) berterima kasih kepada pemerintah Indonesia atas informasi yang cepat. Terdapat tiga WN Korsel, yakni seorang pendeta bersama istri dan bayinya di dalam pesawat tersebut.

Pada hari ini, Selasa (30/12) atau selang dua hari setelah kejadian, tim pencari yang dipimpin Basarnas berhasil menemukan serpihan pesawat AirAsia QZ8501 serta mengevakuasi 3 jenazah penumpang. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa pesawat jenis Airbus A320 ini memang jatuh ke laut.

"Ini adalah proses pencarian yang tercepat, dalam tiga hari kami sudah bisa menemukan itu," sebut Kadispen TNI AU, Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jaktim, Selasa (30/12).

Dunia mencatat insiden penerbangan paling buruk di dunia yang menimpa pesawat Air France dengan nomor penerbangan 447 rute Rio de Janeiro menuju Paris, yang hilang kontak pada 1 Juni 2009 lalu. Pesawat jenis Airbus A330 ini jatuh di Samudera Atlantik dan menewaskan 228 penumpang serta awaknya.

Serpihan besar dan dua jenazah penumpang berhasil ditemukan di tengah lautan selang 5 hari setelah kejadian, atau pada 6 Juni 2009, oleh kapal militer Brasil. Sedangkan kotak hitam pesawat ini baru ditemukan pada Mei 2011, atau nyaris 2 tahun setelahnya di dasar Samudera Atlantik.

http://news.detik.com/read/2014/12/30/193805/2790519/10/2/serpihan-airasia-qz8501-ditemukan-pada-hari-ketiga-indonesia-dipuji-dunia

Sunday, November 23, 2014

Poros Maritim Indonesia Bukan Omong Kosong

Pihak berwenang Indonesia menahan 200 nelayan Malaysia kemarin, atas tuduhan illegal fishing di perairan negara itu. Penangkapan ini mengikuti peringatan keras dari presiden Indonesia Joko Widodo, yang telah mengarahkan penegak hukum setempat untuk bertindak tegas pada setiap kapal nelayan yang beroperasi secara ilegal.
“Tidak perlu untuk menahan mereka -.. cukup tenggelamkan kapal mereka 10 sampai 20 kapal di dasar laut akan membuat mereka berpikir dua kali. Namun ingat untuk menyelamatkan awak kapal,” kata Jokowi di Jakarta, kemarin, seperti dilansir Utusan Malaysia Saharuddin Musthafa.
Sekretaris Kabinet Indonesia Andi Widjajanto mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara bahwa membatasi penangkapan ikan ilegal itu penting untuk pemerintahannya, karena praktek ini telah merugikan Indonesia USD25 miliar setiap tahun.
“Presiden telah menegaskan bahwa sektor kelautan di Indonesia dalam keadaan darurat, dan langkah-langkah drastis harus diambil untuk perkara itu. Oleh karena itu, Indonesia mengutuk semua tindakan illegal fishing, dan tindakan tegas akan diambil pada pelaku.
“Kami berharap kami penegakan hukum akan mengirimkan pesan yang jelas kepada tetangga kita, seperti Malaysia dan China, bahwa tindakan ilegal fishing bukanlah tindakan yang benar, “kata Andi dalam wawancara.
Andi menambahkan bahwa dalam beberapa hari mendatang, ratusan nelayan diharapkan ditangkap atas tuduhan serupa. Duta besar Malaysia untuk Indonesia, Mohammed Hashim Zahrain, mengatakan bahwa stafnya akan memantau perkembangan kasus ini, dan berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia untuk menerima konfirmasi detail.
“Sampai saat ini, Kedutaan Malaysia di Jakarta sedang menunggu respon dari Kementerian Luar Negeri Indonesia pada tuduhan terkait dengan penangkapan, “katanya.
Zahrain menambahkan bahwa seharusnya pelanggaran dari 200 nelayan Malaysia yang ditahan harus dibuktikan. Stafnya akan turun tangan untuk menawarkan bantuan hukum dan konsultasi kepada terdakwa. (Coconuts Kuala Lumpur).


http://jakartagreater.com/poros-maritim-indonesia-bukan-omong-kosong/

Friday, October 31, 2014

Swedia Akui Negara Palestina

Swedia mengakui Palestina sebagai negara, Kamis (30/10/2014). Pengakuan ini menempatkan Swedia sebagai negara pertama Uni Eropa dari kawasan Eropa Barat yang mengakui Palestina. Israel langsung memanggil pulang duta besarnya untuk Swedia.
“Kami tidak berpihak. Kami memilih proses perdamaian,” kata Menteri Luar Negeri Swedia Margot Wallstroem Kepada wartawan tentang keputusannya ini, Kamis.
Hanya beberapa jam setelah pernyataan Swedia, Israel memanggil pulang duta besarnya di Stockholm, dengan keperluan yang disebutkan adalah “konsultasi”.
“Ini menunjukkan kami terganggu dan jengkel atas keputusan yang tak membantu itu, yang tak berkontribusi membawa kembali negosiasi (perdamaian),” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nachshon soal pemanggilan pulang duta besarnya itu.
Kementerian Luar Negeri Swedia belum mengeluarkan pernyataan soal pemanggilan pulang duta besar Israel untuk Stockholm itu.
Pada hari yang sama, Wallstroem menulis di harian Dagens Nyheter bahwa pengakuan ini merupakan langkah penting yang menegaskan tentang hak Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri. “Kami harap ini membuka jalan bagi orang lain (untuk melakukannya juga).”
Palestina sampai saat ini memperjuangkan kemerdekaan dengan wilayah mencakup Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki Israel, dengan Jerusalem sebagai ibu kotanya. Keputusan Swedia ini datang di tengah ketegangan Israel-Palestina, menyusul bentrokan berbulan-bulan di bagian timur Jerusalem.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas memuji keputusan Stockholm dengan menyebut pengakuan itu sebagai tindakan berani dan bersejarah. Abbas pun menyerukan negara lain mengikuti jejak Swedia.
“Semua negara yang masih ragu untuk mengakui hak kami sebagai negara merdeka berdasarkan garis batas wilayah (yang ada pada) 1967, dengan wilayah timur Jerusalem menjadi ibu kota, seharusnya mengikuti jejak Swedia,” ujar Abbas seperti disampaikan ulang oleh juru bicaranya.

 (Kompas.com).

Saturday, September 20, 2014

Taruh botol isi air di kepala, cara kadet di China latihan baris

China punya cara unik demi mendisiplinkan para kadet di kampus manajemen industri kelautan terutama dalam latihan baris berbaris. Demi kesempurnaan sikap para kadet ini menaruh botol berisi air mineral di atas kepala.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (20/9), cara ini mungkin terdengar konyol namun mereka ingin para kadet tetap siaga saat latihan dan sikap juga harus sempurna. Lemas sedikit, botol akan jatuh.
Para kadet ini mendapat latihan militer sebagai bagian dari pelajaran awal yang mereka terima saat masuk kampus. Ide ini datang setelah banyak pihak protes sebab para murid lulusan sekolah ini tidak disiplin.
Pelatih kadet bernama Lok Liao mengatakan seluruh siswa tidak diperkenankan memegang botol dengan tangan mereka. "Jika botol jatuh mereka akan terkena sanksi," ujarnya.
Sanksi diberikan macam-macam bentuknya. Sanksi itu berupa para kadet akan dihukum membersihkan jamban selama beberapa hari atau berdiam diri di tengah hujan. Menurut Lok latihan ini penting bagi fisik dan mental kadet.


http://www.merdeka.com/dunia/taruh-botol-isi-air-di-kepala-cara-kadet-di-china-latihan-baris.html

Tuesday, August 5, 2014

Sejarah Terbentuknya ISIS

Sekelompok desainer, jurnalis, musisi, animator, dan programer yang menyebut diri Kurz Gesagt mencoba menjelaskan secara ringkas sejarah terbentuknya Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dalam sebuah video-grafis berdurasi 4 menit. Kurz Gesagt merupakan istilah bahasa Jerman yang bisa diterjemahkan sebagai 'memperpendek cerita panjang'.

Video-grafis Kurz Gesagt memulai kisah ISIS tahun 2013. Tahun itu, AS menginvasi Irak karena negara itu dituduh terkait dengan kegiatan terorisme dan punya senjata pemusnah massal. Ketika itu, Saddam Hussein adalah penguasa Irak. Saddam merupakan bagian dari golongan minoritas Sunni (sekitar 20 persen dari populasi) yang merepresi mayoritas Syiah (63 persen dari populasi.

AS menaklukkan Irak dengan cepat. Namun, AS tidak punya rencana untuk Irak.

Sejak itu, kaum mayoritas Syiah mengambil alih kekuasaan dan pada gilirannya merepresi golongan Sunni. Tentu saja kalangan Sunni tidak diam saja. Pemberontakan kalangan Sunni mulai muncul. Kelompok teroris seperti Al Qaeda masuk ke Irak dan kelompok-kelompok pemberontak lokal yang terdiri dari kalangan minoritas Sunni mulai bertempur melawan tentara AS. Irak pun jatuh dalam perang saudara berdarah tahun 2006. Sejak itu, warga Irak terbelah berdasarkan agama, Sunni yang umumnya tinggal di utara dan Syiah yang umumnya di selatan.

Jadi dalam sebuah ironi tragis sejarah, invansi AS justru melahirkan kaum teroris yang pada awal hendak disingkirkan AS. Kini, Irak malah menjadi lokasi sempurna pelatihan terorisme.

Kurz Gesagt mengatakan, guna memahami konflik yang rumit itu dengan lebih baik, orang perlu memahami hubungan di antara dua aliran utama dalam Islam, yaitu Syiah dan Sunni. Sunni mencakup sekitar 80 persen dari total jumlah umat Muslim dunia dan Syiah sekitar 20 persen. Kelompok-kelompok garis keras di kedua aliran  itu tidak saling menyukai.

Arab Saudi dan Iran merupakan dua pemain penting dalam Sunni dan Syiah. Kedua negara itu tidak punya pemisahan antara agama dan negara, masalah dalam negeri dan uang yang banyak dari minyak. Kedua negara menyokong kelompok-kelompok yang bertempur melawan kelompok lain yang berbeda orientasi agama. Salah satu organisasi teror yang disokong Saudi adalah Negara Islam Irak (ISI).





Tahun 2010 Arab Spring pecah dan mengubah situasi di Timur Tengah. Namun di Suriah, diktator Bashar Al Assad yang berasal dari kalangan Syiah tidak berpikir akan mundur dari jabatannya. Perang sudara pun terjadi. Tentara Assad membunuh rakyat mereka sendiri. Semakin lama perang itu berlangsung, semakin banyak kelompok-kelompok milisi asing bergabung dalam peperangan itu. Kebanyakan dari mereka datang karena alasan agama. Mereka bertujuan dapat mendirikan sebuah negara Islam di kawasan itu.

Salah satu dari kelompok itu adalah ISI, yang sekarang menjadi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka sudah berperang di Irak selama beberapa tahun dan punya beberapa ribu tentara yang terlatih baik dan fanatik. Mereka telah menguasi Irak utara dan sangat berhasrat untuk mendirikan negara berdasarkan agama yang mereka kelola sendiri. Kedatang mereka mengubah perang di Suriah ke situasi yang tidak pernah diduga orang sebelumnya. ISIS sangat brutal dan radikal sehingga kelompok itu segara terlibat peperangan dengan hampir semua faksi lainnya dalam kalangan pemberontak Suriah. Mereka menyerang dan membunuh anggota kelompok teroris lainnya. Di wilayah yang dikuasai, mereka mendirikan negara Islam dengan aturan yang sangat keras, bahkan jika dibandingkan dengan Al Qaeda. Arab Saudi pun terkejut dan menarik dukungannya.

ISIS telah dituduh bertanggung jawab atas banyak pembantaian warga sipil dan jumlah tak terbilang pengeboman bunuh diri, penyanderaan wanita dan anak-anak, serta eksekusi dan pemenggalan terhadap para tahanan.

ISIS baru-baru ini memutuskan bahwa sudah saatnya menguasi wilayah yang lebih luas di Irak.  Sejak AS meninggalkan Irak, Perdana Menteri Nouri Al Maliki dari kalangan Syiah telah memonopoli kekuasaan dan sedapat mungkin mendiskriminasi golongan Sunni. Pemerintah Irak secara luas dinilai korup, tidak becus, dan tentu saja dibenci oleh sebagian besar warga negara itu.

Militer Irak punya 300.000 tentara yang dibentuk dengan menghabiskan 25 miliar dollar AS uang pajak, tetapi mereka tidak loyal kepada pemerintahnya dan telah mundur atau bubar. Sejumlah kota di negara itu pun jatuh ke tangan ISIS yang telah mengumumkan bahwa siapa saja yang menentang mereka akan dibunuh. ISIS telah membuktikan bahwa mereka serius dengan ancaman tersebut.

Pada 24 Juni 2014, ISIS merebut sebagian wilayah Irak, termasuk kota Mosul, kota terbesar kedua di negara itu. Mereka menguras ratus juta dana dari bank-bank yang mereka kuasi. Menurut Kurz Gesagt, pengurasan dana bank itu membuat mereka menjadi kelompok teroris terkaya di dunia.

ISIS konsisten dengan niat untuk mendirikan sebuah negara agama. Menurut Kurz Gesagt, Iran dan AS bahkan kini mempertibangkan untuk bekerja sama guna melawan mereka.



http://internasional.kompas.com/read/2014/08/05/09525751/Bagaimana.ISIS.Terbentuk.?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kpopwp

Wednesday, July 30, 2014

Warga Indonesia muncul di video perekrutan ISIS

Sekelompok warga Indonesia telah muncul dalam sebuah video perekrutan dirilis kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang mendesak agar umat Islam di Indonesia bergabung dengan perjuangan kelompok itu.
Video berdurasi delapan menit itu, yang diunggah di dunia maya oleh ISIS dengan judul "Bergabung dalam Barisan", menyerukan ini merupakan kewajiban bagi umat Islam untuk bergabung dan menyatakan setia kepada kelompok itu, seperti dilansir situs ABC Online, Selasa (29/7).
Video itu memperlihatkan seorang pria Indonesia bernama Abu Muhammad al-Indonesi tengah memberikan pesan dengan emosional.
"Keluarkan semua upaya Anda baik dengan menggunakan kekuatan fisik dan keuangan Anda untuk bermigrasi ke Negara Islam," kata Abu Muhammad dalam video itu.
"Ini merupakan kewajiban diperintahkan oleh Allah."
Abu Muhammad mempertanyakan kaum muslim tinggal di Barat, meminta mereka untuk menemukan motivasi berjihad.
"Apakah istri Anda menjadi alasan yang mencegah Anda berjihad?" ucap dia.
"Apakah rumah Anda, bisnis dan kekayaan Anda lebih Anda cintai daripada kepada Allah, RasulNya dan jihad di jalanNya?"
Video ini datang setelah dua pria Australia muncul di video perekrutan lainnya yang dirilis oleh ISIS pada bulan lalu.
Profesor Greg Barton, pakar keamanan dari Monash University, mengatakan, kelompok itu melihat potensi kuatnya dukungan dari Indonesia.
"ISIS menyasar langsung kepada warga Indonesia di dalam video ini karena ini merupakan wilayah untuk mendapat potensi dukungan," kata Barton.
"Ada sejumlah besar warga Indonesia sudah pergi ke sana dan mereka bisa melihat potensi untuk mendapatkan lebih banyak lagi."
Pekan lalu, Abu Bakar Baasyir telah menyatakan dukungan kepada ISIS.
Pemerintah Indonesia kini menerapkan program deradikalisasi di penjara-penjara yang bertujuan untuk mencegah penyebaran jihad setelah insiden bom Bali.
Tapi Barton mengatakan program deradikalisasi di penjara Indonesia masih dalam tahap uji coba.
"Tidak ada program sistematis dan bahkan tidak ada pedoman jelas tentang apa yang perlu dilakukan."
ISIS, yang merupakan kelompok garis keras beraliran Sunni, telah menyatakan "khalifah" Negara Islam pada awal bulan ini setelah merebut sejumlah wilayah di Irak dan Suriah dan menyatakan Abu Bakr al-Baghdadi sebagai pemimpinnya.
ISIS telah merilis sejumlah video beberapa pekan terakhir yang menampilkan para pejuang dari Jerman, Kanada dan Chile. Media sosial digunakan sebagai alat bagi para pejuang ISIS untuk menyebarkan pesan mereka dan mendorong kaum muslim tinggal di Barat untuk menyatakan dukungan mereka kepada ISIS.
Barton mengatakan sudah saatnya bagi Australia untuk membantu Indonesia.
"Ini sangat tepat bagi kita untuk terlibat dengan pihak berwenang Indonesia dan membantu mereka berdasarkan apa yang telah kita pelajari dalam meredam dan memperlambat aliran warga yang pergi ke Timur Tengah," jelas Barton.


http://www.merdeka.com/dunia/warga-indonesia-muncul-di-video-perekrutan-isis.html

Sunday, June 29, 2014

Peta Baru China, TNI Waspada , Tiongkok Ancam Caplok Natuna

Munculnya peta terbaru Republik Rakyat Tiongkok dengan garis putus-putus melintasi wilayah Natuna membuat TNI waspada meski tidak bereaksi keras. Mabes TNI menyatakan telah meminta klarifikasi kepada kedutaan Tiongkok karena hal tersebut berkaitan dengan persoalan perbatasan dan sengketa laut Tiongkok Selatan.

Kapuspen TNI Mayjen Mochamad Fuad Basya menjelaskan, Panglima TNI telah bertemu dengan Kuasa Usaha Kedubes Tiongkok untuk membicarakan persoalan garis putus-putus kesepuluh di peta negara tersebut.
Hasilnya, Tiongkok memang mengakui jika mereka memperbaharui peta. Pembaruan itu tampak dari makin luasnya cakupan garis putus-putus yang direncanakan se bagai wilayah baru Tiongkok. Garis tersebut melintasi wilayah ke pulauan Natuna.
”Namun, Kuasa Usaha Tiongkok menyatakan jika mereka tidak punya klaim terhadap wilayah Indonesia,” terang Fuad kemarin.

Pihak Tiongkok menjelaskan jika peta tersebut merupakan peta sementara dan bukan sebagai klaim wilayah. Kalaupun nanti ada permasalahan di kemudian hari, maka yang akan bertindak kali pertama adalah Kementerian Luar Negeri.
Sampai saat ini, lanjutnya, tidak ada permasalahan perbatasan antara Tiongkok dengan Indonesia meski peta terbaru menunjukkan jika Tiongkok ingin mendominasi Laut Tiongkok Selatan. ”Sampai saat ini tidak ada kapal-kapal Tiongkok yang mendekat ke Natuna,” lanjutnya.
Batas antara Tiongkok dengan Indonesia juga masih cukup jauh. Meski begitu, Mabes TNI sudah menyiapkan segala kemung kinan jika Tiongkok memperluas cakupan wilayahnya di Laut Tiongkok Selatan.
Seluruh lanal di sekitar kawasan Natuna dalam kondisi aktif. Namun, TNI hanya akan bereaksi jika ada keputusan pemerintah. Selebihnya, TNI tetap mengawasi perbatasan Indonesia di Natuna dengan patroli-patroli laut. Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan jika pihaknya sedang memperkuat armada di kawasan Natuna.
”Kalau persoalan Laut Tiong kok Selatan meluas, yang paling potensial terkena imbas itu kepulauan Natuna,” ujarnya saat menjelaskan perkem bangan rencana pembangunan Lanal Tanjung Datu baru-baru ini. (www.indopos.co.id)

http://jakartagreater.com/keluarkan-peta-baru-tni-waspada-tiongkok-ancam-caplok-natuna/

Thursday, June 5, 2014

Banzhushan, daerah China yang dikenal sebagai desa perjaka tua

Banzhushan adalah sebuah desa terpencil dengan pemandangan indah di daerah Hunan, China. Desa yang namanya berarti 'gunung bambu chestnut' ini juga dikenal sebagai desa bujangan, sebab mayoritas penduduk pria di desa itu adalah perjaka tua. Di desa tersebut hampir tak ada wanita muda. Kalaupun masih ada yang cukup muda, semuanya sudah menikah. Begitu mencapai usia remaja atau dewasa, para wanita di desa ini memutuskan pergi ke daerah lain. Hal ini menyebabkan kesempatan pria-pria lajang di Banzhushan untuk menemukan pasangan hidup semakin sedikit.

Sulitnya mencari istri adalah masalah utama yang harus dihadapi para pria di Banzhushan. Duan Biansheng, seorang petani di Banzhushan yang berusia 35 tahun adalah salah satu contoh pria yang kesulitan mencari istri. Daun mengaku kalau dia menginginkan seorang istri untuk merawat dan menjaganya saat tua nanti. Ketika ditanya wanita seperti apa yang dia inginkan menjadi istri, pria itu menjawab apa adanya, "Aku tidak punya persyaratan apapun." Lebih lanjut pria ini menyampaikan kepada The Guardian, "Bisa memiliki istri saja aku sudah puas."
ree
Photo by The Guardian

Walaupun begitu, Duan pesimis harapannya itu bisa terkabul. Menurut Duan sendiri prospeknya untuk mendapatkan istri hampir tak ada. "Meskipun tadinya banyak perempuan yang tinggal di sini dan kami tumbuh bersama, tetapi mereka lebih memilih untuk mencari jodoh di luar sana." Kakak tertua Duan adalah satu-satunya anak lelaki dalam keluarganya yang sudah menikah. Dan karena itu dia harus pindah ke keluarga istrinya, berlainan dengan tradisi China di mana wanita umumnya pindah ke rumah keluarga suami. Kakaknya yang lain sudah berumur 40 tahun dan masih melajang pula. Sementara saudara perempuannya mendapatkan suami yang cukup kaya dari desa sebelah.

Para penduduk Banzhushan berpendapat kalau buruknya prospek perjodohan para pria di sana diakibatkan karena kemiskinan di sana. "Tiga puluh atau empat puluh tahun lalu ada saja gadis yang mau menikahi pria-pria di sini," Kata Jin Shixiu, 54 tahun. Tetapi keadaan itu sudah berubah sekarang. "Meskipun para pemuda di sini bertemu dengan wanita dari desa lain, tetapi begitu perempuan-perempuan itu melihat keadaan rumah kami dan betapa miskinnya kami, mereka langsung kabur." Perempuan berusia senja ini sangat mendambakan cucu, tetapi dia tidak berani berharap putera-puteranya akan menikah.

Masalah kelangkaan wanita ini ternyata tidak hanya terjadi di Banzhushan. Hampir seluruh daerah di China jumlah pria jauh lebih banyak daripada wanita. Hal ini ternyata disebabkan karena peraturan yang dikeluarkan pemerintah China pada tahun 80-an. Keluarga-keluarga di China hanya diperbolehkan memiliki sedikit anak. Satu anak untuk keluarga yang bermukim di desa dan dua anak untuk yang tinggal di kota. Karena kebudayaan China menganggap anak lelaki lebih penting daripada anak perempuan, akhirnya jumlah kasus aborsi terhadap bayi berjenis kelamin perempuan jadi meningkat tajam. Ada juga usaha penyingkiran anak perempuan dengan cara membuang anak perempuan ke panti yang disebut 'kamar sekarat'. Anak-anak perempuan ini dikumpulkan jadi satu, dipasung, dan dibiarkan sampai mati. Praktik pembunuhan ini terungkap berkat liputan yang dilakukan Lisa Ling, seorang reporter Amerika Serikat beberapa tahun lalu.

Karena itulah dalam beberapa dekade terakhir jumlah wanita di China menurun drastis. Menurut statistik yang dikutip Marie Claire, jumlah penduduk wanita di China dalam beberapa dekade terakhir berkurang setidaknya 35-40 juta, mengakibatkan rendahnya kesempatan para pria di negeri tirai bambu tersebut untuk mendapatkan istri. Di satu sisi, hal ini menyebabkan para wanita jadi punya kesempatan yang lebih baik dalam memilih jodoh. Para wanita di sana umumnya hanya mau menikahi pria China dengan kondisi finansial mapan. Tetapi masalah ini juga turut meningkatkan jumlah kasus kejahatan terhadap wanita.


http://www.merdeka.com/gaya/banzhushan-daerah-china-yang-dikenal-sebagai-desa-perjaka-tua.html

Sunday, May 11, 2014

Pujian Pemimpin ASEAN untuk Presiden SBY

Presiden SBY bersama para pemimpin ASEAN di KTT ASEAN di Myanmar. (Foto: dokumentasi Setkab) JAKARTA - Di akhir kepemimpinannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapatkan pujian dari para pemimpin ASEAN dalam KTT ASEAN di Myanmar. Perhelatan terbesar di Asia Tenggara itu merupakan hal terakhir yang akan dihadiri oleh SBY.

Pujian tersebut dilontarkan mereka lantaran SBY telah menciptakan stabilitas keamanan dan kemajuan ekonomi di kawasan ASEAN selama satu dasawarsa ini. Demikian seperti dikutip dari laman Setkab, Minggu (11/5/2014).

KTT ASEAN yang dibuka oleh Ketua ASEAN Presiden Myanmar, Thein Sein ini telah dibuka pagi ini, telah membuat para pemimpin ASEAN memberikan pujiannya dalam pidato masing-masing mereka.

Selain itu, Presiden Myanmar, Thein Sein, mengapresiasi gagasan-gagasan SBY, antara lain melipatgandakan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kemiskinan sebesar 50 persen pada 2030. Tujuan tersebut dinilai sejalan dengan sasaran Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs).

Acara pembukaan diselenggarakan di Jade Hall yang terletak di lantai dua MICC. diawali oleh lagu ASEAN yang dinyanyikan oleh remaja Myanmar yang mengenakan pakaian nasional dari negara-negara Asia Tenggara, dan sambutan pembukaan oleh Presiden Thein Sein dalam Bahasa Myanmar, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama para pemimpin ASEAN.


http://international.okezone.com/read/2014/05/11/411/983402/pujian-pemimpin-asean-untuk-presiden-sby

Wednesday, May 7, 2014

10 Negara Paling Bahagia di Dunia


Australia dinobatkan menjadi negara industri paling bahagia di dunia. Negara benua ini berhasil mempertahankan gelar selama 4 tahun berturut-turut.

Australia menahan Norwegia dan Swedia yang harus puas di posisi 2 dan 3 dalam Indeks Hidup Lebih Baik yang diterbitkan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

OECD adalah organisasi internasional yang menyatukan negara-negara maju berpendapatan tinggi. OECD mulai meneliti penyumbang kebahagiaan dan kehidupan layak sejak awal 2000-an dengan mengacu pada indikator yang mudah ditentukan seperti pendapatan dan kekayaan, hingga indikator yang sulit seperti keterlibatan masyarakat.

Indikator lainnya adalah kesehatan dan pendidikan, kualitas lingkungan lokal, keamanan pribadi, serta kepuasan hidup secara keseluruhan.

Laporan OECD itu menyebut, warga Australia menikmati kualitas hidup di atas rata-rata dalam semua indikator tersebut. Secara umum, dari total 60.000 responden penelitian yang menyuarakan pandangannya, faktor terpenting agar bahagia adalah kepuasan hidup, diikuti dengan kesehatan dan pendidikan.

"Ada perbedaan-perbedaan tergantung pada dari mana asal anda, berapa usia anda, dan bahkan kadang-kadang apakah anda pria atau wanita," kata salah seorang peneliti OECD seperti yang dikutip, Rabu (7/5/2014).

Berikut adalah 10 negara paling bahagia di dunia berdasarkan indeks yang dibuat OECD.
1. Australia
2. Norwegia
3. Swedia
4. Denmark
5. Kanada
6. Swiss
7. Amerika Serikat
8. Finlandia
9. Belanda
10. Selandia Baru


http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/05/07/0825264/Ini.10.Negara.Paling.Bahagia.di.Dunia

Thursday, April 24, 2014

Brunei Terapkan Hukuman Mati untuk Homoseksual, PBB Kecewa

Komisi Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan kekecewaannya atas undang-undang kejahatan baru yang diterapkan oleh Brunei Darussalam. UU itu mengatur hukuman mati terhadap berbagai yang dianggap melanggar norma, termasuk homoseksual.

Penerapan tersebut direncanakan berlangsung pada Selasa 22 April 2014 hari ini. Selama ini Brunei dikenal sebagai negara yang menerapkan syariat Islam dalam hukumnya.

“Kami sangat prihatin tentang perubahan hukuman di Brunei Darussalam, yang akan berlaku akhir bulan ini untuk mengatur hukuman mati,” ucap Juru Bicara Komisi HAM PBB Rupert Colville, seperti dikutip Opposing Views, Selasa (22/4/2014).

Di antara pelanggaran yang termasuk diancam hukuman mati tersebut antara lain, perkosaan, perzinahan, sodomi, hubungan seksual beda agama, homoseksualitas.

Perubahan yang dilakukan ini sangat drastis dibandingkan hukum sebelumnya. Sebelumnya sanksi hubungan sesama jenis hanya mendapatkan sekira 10 tahun penjara, namun kini berubah menjadi hukum mati dengan cara dirajam atau dilempari batu hingga tewas.

Tindakan kejahatan seperti perampokan, pembunuhan, menyatakan diri non-muslim juga akan menerima hukuman yang sama.

“Ketentuan-kententuan hukum tersebut dapat mendorong kekerasan dan diskriminasi lebih lanjut terhadap perempuan dan juga orang-orang yang memiliki orientasi seksual lainnya,” tambahnya.

Brunei lebih konservatif dari pada Malaysia dan Indonesia yang memiliki mayoritas masyarakat Islam. Mereka membatasi secara ketat agama-agama lain dan mengilegalkan penjualan dan konsumsi alkohol.


http://international.okezone.com/read/2014/04/22/411/974160/brunei-rajam-homoseksual-pbb-kecewa

Monday, April 14, 2014

Di Irlandia, Telepon atau SMS-an ketika berkendara akan didenda Rp 16 juta

Mungkin hal ini akan membuat efek amat sangat jera terhadap siapapun pelakunya. Pemerintah Irlandia berlakukan peraturan tilang kepada setiap pengguna kendaraan bermotor yang kedapatan sedang menggunakan perangkat mobile saat berkendara.

Tidak hanya di Irlandia saja, tentunya di negara manapun, kasus kecelakaan yang berawal dari kelalaian sang pengemudi untuk mengendarai kendaraannya karena sedang beraktivitas dengan perangkat mobilenya juga kerap terjadi.

Oleh karenanya, pemerintah Irlandia akan memberikan sanksi tilang yang harus dibayar dengan uang sebesar EURO 1000 atau sekitar Rp 16 juta (maksimal) bagi yang melakukan aktivitas menggunakan telepon genggam ketika sedang berkendara.

Selain itu, seperti dikutip dari Antara (14/04), apabila sang pelaku kembali mengulangi perbuatannya untuk yang kedua kali, maka dia akan didenda sampai dengan EURO 2000. Apabila pengulangan tersebut sampai tiga kali, maka dia harus mendekam di penjara selama 3 bulan.

Apabila di Indonesia diterapkan undang-undang atau peraturan seperti di Irlandia ini, kira-kira bakal ada yang kapok untuk chatting atau SMS ketika sedang mengendarai motor gak ya?


http://www.merdeka.com/teknologi/telepon-atau-sms-an-ketika-berkendara-akan-didenda-rp-16-juta.html