Sunday, May 10, 2015

Microsoft Lumia 540, Dual Sim Dengan Kamera 8 MP dengan Harga Rp. 1,9 Juta


Setelah melakukan akuisisi divisi ponsel Nokia, Microsoft semakin gencar menghadirkan smartphone basis Windows Phone terbarunya. Seri kali ini, diumumkan dengan nama Lumia 540 yang didukung dengan dua slot SIM card dengan harga sekira USD150 atau sekira Rp1,9 Jutaan.
Seperti halnya produk di kelas menengah, Lumia 540 dibekali dengan spesifikasi standar. Menggunakan panel LCD dimensi 5 inci dengan dukungan resolusi HD 720p. Serta dapur padu dari prosesor Qualcomm Snapdragon 200 Quad Core, memori RAM dengan kapasitas sebesar 1 GB, dan penyimpanan seluas 8GB internal.

Meski dibanderol dengan harga yang cukup murah, spesifikasi kamera yang ditawarkannya cukup besar. Lumia 540 dibekali dengan lensa sebesar 8 MP auto focus pada bagian utama, serta kamera depan sebesar 5 MP Wide-Angle. Demikian seperti dikutip dari Microsoft, Kamis (16/4/2015).
Untuk sistem operasi yang ditanamkannya, Microsoft menggunakan OS Windows Phone 8.1, atau Lumia Denim yang kemungkinan dapat diupgrade pada versi Windows 10. Di dalam sistem terbaru ini juga, ponsel ini bisa melakukan panggilan forwarding dan menerapkan profil unik.
Menurut rencana, perusahaan dikabarkan akan menghadirkan Lumia 540 dalam empat varian warna, seperti Cyan, Oranye, hitam putih, dan matte. Ponsel ini kabarnya juga dibekali dengan baterai 2.200 mAh, serta slot micro SD yang sanggup membaca hingga 128GB.

Media Asing Bebas Untuk Meliput Papua


Presiden Joko Widodo menyatakan Papua terbuka untuk peliputan media asing, sama halnya dengan peliputan di wilayah lain di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Jokowi di sela kunjungan kerja menghadiri panen raya di Kampung Wapeko, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Minggu (10/5/2015).

Menurut Jokowi, pembukaan akses terhadap jurnalis asing sekaligus menunjukkan niat baik pemerintah yang diawali dengan pemberian pengampunan terhadap lima orang tahanan politik di Lapas Abepura Jayapura, Sabtu (9/5/2015) kemarin.

Ia pun meminta agar warga Indonesia berpikiran positif untuk membangun rasa saling percaya antara warga Papua dan Pemerintah Pusat.

"Gerakan separatis itu dulu dan sekarang sudah berbeda. Kita sudah mulai kemarin, dan kita harus berpikiran positif, harus membangun rasa saling percaya. Itu yang hilang selama ini dan kini sedang kita bangun kembali," ucap Jokowi.

Sebelumnya, Sabtu kemarin Presiden Jokowi memberikan pengampunan terhadap lima orang narapidana politik di Lembaga Pemasyarakatan Abepura.

Para napol yang tersandung kasus pembobolan gudang senjata Kodim 1702 Wamena tahun 2003 lalu yakni Apotnalogolik Lokobal, Numbungga Telenggen, Kimanus Wenda, Linus Heluka dan Jefrai Murib.


http://regional.kompas.com/read/2015/05/10/15540221/Presiden.Jokowi.Resmi.Nyatakan.Papua.Bebas.untuk.Peliputan.Media.Asing.

Saturday, May 9, 2015

Indomie Akan Bangun Pabrik Terbesar di Maroko


Duta Besar RI untuk Kerajaan Maroko dan Republik Islam Mauritania, Syarief Syamsuri mengunjungi kantor pemasaran Indomie di Casablanca, Maroko, yang akan membangun pabrik mi instan di kawasan Ain Johra Industrial Estate di Tiflet, Maroko.

Sekretaris Tiga KBRI Rabat, Muhammad Hartantyo kepada Antara London, Sabtu mengatakan pembangunan pabrik Indomie dimulai pada bulan Januari 2015, dan diharapkan akan mulai memproduksi akhir triwulan tiga tahun 2015. Pabrik tersebut akan menjadi pabrik Indomie terbesar di seluruh dunia di luar Indonesia.

Indomie telah memasuki pasar Maroko lima tahun lalu, dengan membentuk Indo Morocco Company suatu kemitraan antara Sawaz Group (Salim grup dan Wazaran/Arab Saudi Grup) dan perusahaan lokal Maroko LINA yang dimiliki oleh pengusaha Abdullah Ghozy.

Dubes RI Rabat Syarief Syamsuri, secara khusus mengunjungi kantor penjualan dan pemasaran Indomie Indo Morocco Company SA yang dipimpin WNI Dirut Mufli Zaumar dan Direktur Keuangan dan Administrasi Ahmad Sidikki guna mengetahui permasalahan yang dihadapi serta mengetahui secara langsung rencana investasi Indofood membangun pabriknya di Maroko.

Dubes menyambut gembira pembangunan pabrik Indomie di Maroko, dan menyampaikan bahwa KBRI siap membantu dan memberikan fasilitasi yang diperlukan.


http://internasional.kompas.com/read/2015/05/10/07262901/Indomie.Akan.Bangun.Pabrik.Terbesar.di.Maroko?utm_source=internasional&utm_medium=cpc&utm_campaign=artbox

Saturday, May 2, 2015

Manny Pacquiao, Kemiskinan Jadi Api Menumbangkan Lawan

 
  
Bersetru dengan ayah kandung selama 20 tahun. Gara-gara anjing kesayangan Manny dibunuh dan dijadikan lauk oleh ayahnya karena kemiskinan keluarga.
Menjelang pertandingan akbar antara Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather, menjadi ajang reuni dan rekonsiliasi antara Pacquiao dan ayahnya, Rosalio Pacquiao.

Dalam sebuah wawancara ekslusif dengan Daily Mail, Rosalio membantah memakan daging anjing kesayangan Manny sebagai pemicu keretakan hubungannya dengan Manny. “Saya tidak memakan anjing itu,” kata Rosalio, membantah bara api konflik antara dia dan anaknya 20 tahun silam.

Sebelumnya, Manny mengaku kelakuan ayahnya karena membunuh anjing kesayangan keluarga untuk dijadikan sebagai lauk karena kemiskinan keluarga itu begitu kental, tak termaafkan. Insiden itu kata Manny lebih buruk ketimbang ketika ayahnya meninggalkan ibunya.

Namun Rosalio membantah insiden yang menyebabkan dia berselisih dengan Manny 20 tahun lalu.

Rosalio pada Daily Mail menyatakan keluarganya di Filipina begitu miskin. Sehingga terkadang bahkan mereka tak bisa makan nasi.
Rosallo mengaku harus memetik 70 kelapa dalam sehari, berjuang untuk mendapatkan 80 pence sterling atau Rp 15.800 sehari bagi keluarga mereka yang tinggal berjejalan di sebuah rumah kumuh.

Insiden anjing itu pula yang membuat Manny kemudian memutuskan keluar rumah dan merantau. Menjadi anak jalanan, kuli serabutan, sampai akhirnya menjadi petinju. Kemiskinan keluarga begitu menteror Manny
Kini, menjelang pertandingan akbar senilai 67 juta poundsterling atau Rp 1,3 trilyun antara Many dan Mayweather, keduanya sudah saling melupakan kenangan pahit itu. Rosalio akan duduk di dekat ring Manny dalam pertandingan itu.

***

Pengakuan ayah juara tinju Manny Pacquiao disampaikan untuk pertama kalinya di rumah mewah Manny di Beverly Hills senilai 8,4 juta poundsterling atau Rp 16,4 milyar. Dia mengungkapkan cerita kemiskinan keluarga itu 20 tahun lalu dengan suara emosional dan tersendat.

Rosalio Pacquiao mengambarkan kemiskinan keluarga mereka yang hidup di Filipina selatan. Ia juga membantah bahwa dialah yang membunuh anjing kesayangan Manny untuk lauk sehingga memicu ketegangan antara ayah dan anak selama dua dekade.

Rosalio, 56 tahun, meninggalkan ibu Manny, Dionisia, untuk tinggal bersama wanita lain saat Manny masih anak-anak, berbicara gamblang tentang hubungannya yang sudah membaik dengan anaknya.

Bicara dengan bangga tentang rumah mewah anaknya di General Santos, Filipina, Rosalio berkata, ”Kadang, sulit mempercayai bahwa ini nyata.”
“Sebelumnya kami hanya makan pisang.  Sekarang kami bisa memakan apa saja.”

Manny –yang membeli rumah mewahnya di Beverly Hills senilai 8,4 juta poundsterling dari Sean Combs dan dikabarkan akan menerima 67 juta poundsterling dari pertarungannya dengan Mayweather— tumbuh di sebuah rumah rombeng di kampung miskin Tango. Sebuah wilayah yang dikuasai oleh pemberontak muslim.

Sebagai buruh perkebunan, Rosalio harus memanjat pohon kelapa untuk memetik 70 kelapa sehari, dan mendapat 80 sen atau Rp 15.800, yang harus dicukup-cukupi untuk dia, istri, kakak perempuan Manny, Manny, dan dua adik laki-laki Manny lainnya.

Mereka seringkali hanya bisa makan pisang dan akar tanaman. Tapi bila uangnya cukup Rosalio akan memastikan keluarganya memakan nasi.
Berbaju kaos dan celana pendek namun mengenakan sebuah kalung emas dan jam mewah, Rosalio berkata, “Kehidupan kami begitu keras saat Manny masih muda.”

“Kebanyakan kami hanya memakan pisang dan akar tanaman, tetapi ketika saya mendapat uang lebih saya memastikan keluarga saya memakan nasi.”
Ketika Manny berumur 10 tahun, mereka pindah ke utara kota General Santos, dan mereka hidup dengan menjual makanan di pinggir jalan untuk bertahan hidup. Pamannya mengajarkan Manny bagaimana bertinju dan ketika dia berumur 15 tahun dia sudah menjadi petinju yunior paling hebat di Filipina selatan.

Hidup Manny selalu naik dan turun, misalnya saja ketika Rosalio meninggalkan ibu dan keluarganya untuk pindah ke pelukan wanita lain, atau saat ayahnya membunuh anjing kesayangan keluarga.  Pelatih Manny, Fred Roache, bahkan mengatakan Rosalio tak hanya membunuh anjing keluarga itu, melainkan juga memakannya.

Pada buku otobiografi tahun 2010, Manny –satu-satunya petinju yang meraih gelar juara dunia dalam delapan kelas berbeda— mengatakan tindakan ayahnya membunuh anjing kesayangannya “lebih buruk” ketimbang saat ayahnya meninggalkan keluarganya.

“Dia (Rosalio) mengambil anjing yang saya temukan dan membunuhnya. Untuk seorang anak-anak, tindakan itu tak termaafkan. Itu mencuri apa yang saya cintai, dan lebih buruk dari perbuatan mencuri uang,” tulis Manny. “Sudah 20 tahun berlalu, dan saya belum bisa memaafkan dia.”

Manny tak pernah bertemu ayahnya selama dua dekade setelah kematian anjing kesayangannya. Ia baru bertemu ayahnya ketika dia bertanding di Amerika tahun 2009. Ia mempertemukan ayah dan ibunya. “Saya tidak lagi marah dan murka padanya.”kata Manny. “Saya sudah memaafkan.”

Kata Manny, telah banyak tahun berlalu dan mereka berdua menderita karena peristiwa memalukan di masa lalu. Ia dan ayahnya telah berdamai. Begitu juga dengan kemiskinan yang mengikatnya di waktu muda.
Kini, kemiskinan menjadi api bagi Manny untuk merobohkan lawannya. Tak terkecuali Mayweather...

Sumber: Daily Mail

http://www.dream.co.id/news/manny-pacquiao-kemiskinan-jadi-api-menumbangkan-lawan-150502i.html

PSSI Hentikan Seluruh Kompetisi Sepak Bola


Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan untuk menghentikan seluruh kompetisi sepak bola di Indonesia setelah menggelar rapat Komite Eksekutif di Kantor PSSI, Jakarta, Sabtu (2/5/2015).

"PSSI memutuskan untuk menghentikan kompetisi karena kondisi force majeure. Keputusan ini mengikat, tidak hanya untuk PT Liga Indonesia, tetapi seluruh klub dan stakeholder sepak bola Indonesia," ungkap Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, saat melakukan jumpa pers.

"Ini terjadi di luar kehendak PSSI. Keadaan force majeure mengakibatkan tidak ada yang bisa dijalankan PSSI oleh karena negara tidak melayaninya. Dengan demikian seluruh kompetisi kami nyatakan berhenti," tambahnya.

Pada 26 April, PT Liga Indonesia memutuskan menghentikan sementara semua laga ISL dan Divisi Utama. Penghentian itu terkait surat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengenai larangan pemberian izin keramaian polisi ke seluruh kompetisi sepak bola di bawah koordinasi PSSI.

Pada Senin (27/4/2015), Menpora menggelar rapat bersama perwakilan 18 klub ISL. Namun, rapat itu mengalami deadlock karena kedua kubu tidak menghasilkan kesepakatan terkait masalah induk penyelenggara kompetisi.

klub-klub ISL ingin melanjutkan kompetisi di bawah naungan PSSI, yang saat ini tengah dibekukan oleh pemerintah. Sementara itu, Menpora menginginkan kompetisi tersebut dijalankan di bawah pihaknya melalui Tim Transisi. 


kompas.com

Sunday, April 26, 2015

Mengapa Nepal Rentan terhadap Gempa?


Gambar-gambar yang muncul dari ibukota Nepal, Kathmandu, sangat mengejutkan. Durbar Square, yang merupakan situs warisan dunia UNESCO, kini sudah menjadi puing. Menara Dharahara yang terkenal, juga roboh dan kini hampir rata dengan tanah.

Gempa bumi umum terjadi di Nepal. Ini adalah salah satu daerah seismik paling aktif di dunia. Anda hanya perlu melihat Himalaya untuk memahami hal tersebut. Gunung-gunung yang ada merupakan konsekuensi dari lempeng tektonik India yang berada di Asia Tengah (lempeng tektonik Eurasia).

Kedua lempeng besar tersebut bergerak sekitar 4-5cm per tahun.

Pendakian ke atas Everest dan gunung-gunung kembarnya umum disertai dengan berbagai tremor.

David Rothery, seorang profesor geosains planet di Universitas Terbuka Inggris berkomentar, "Pegunungan Himalaya sedang didorong ke atas lempeng India, dan ada dua atau tiga kesalahan dorongan, pada dasarnya. Dan beberapa kesalahan yang sangat lembut inilah yang sebenarnya terjadi. Korban dilaporkan di Kathmandu, tapi kami sekarang menunggu untuk melihat seberapa luas kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa tesebut."

Bangunan rentan

Perkiraan awal jumlah korban, bahkan dalam gempa terbesar, biasanya dimulai dari angka yang relatif kecil, dan kemudian akan bertambah banyak. Dalam kasus gempa Nepal ini, dikhawatirkan angka akhir jumlah korban bisa sangat tinggi.

Hal ini bukan hanya karena besarnya gempa, 7,8 (jumlah korban akan terus diperbarui seiring dengan adanya informasi baru), tetapi juga karena gempa sangat dangkal, sekitar 10-15 km.

Akibatnya guncangan terasa sangat parah di permukaan. Dan dalam empat jam setelah kejadian, setidaknya tercatat ada 14 gempa susulan, sebagian besar berkisar sekitar skala empat, lima dan 6,6.

Umumnya setelah gempa terjadi, terdapat sekitar 30 kali penurunan energi setelah gempa besar. Namun ketika bangunan sudah rusak, gempa susulan yang lebih kecil mungkin akan membuat bangunan yang sudah rusak menjadi roboh.

Dan di Nepal sebagian besar penduduknya tinggal di rumah yang sangat rentan terhadap goncangan gempa, yang terbuat dari batu bata yang dibangun oleh seorang tukang biasa dan bukan konstruksi bangunan profesional.

Risiko longsor

Salah satu kekhawatiran besar, berdasarkan pengalaman sebelumnya, adalah adanya kemungkinan tanah longsor. Di tempat-tempat di daerah pegunungan, terdapat kemungkinan ada jalan-jalan desa yang terputus, bahkan hancur oleh lumpur dan batu yang jatuh dari lereng curam.

Aspek ini akan menambah kebingungan pihak berwenang yang mencoba untuk menangani keadaan darurat, dan ini berarti akan ada informasi baru perlahan-lahan yang kadang-kadang bertentangan dengan laporan-laporan sebelumnya.

Melihat tepat ke wilayah Himalaya, gempa bumi penting lainnya yang pernah terjadi termasuk gempa bumi pada tahun 1934 yang berkekuatan 8.1 skala Richter di Bihar, India; gempa bumi tahun 1905 berkekuatan 7,5 skala Richter di Kangra dan gempa tahun 2005 berkekuatan 7.6 skala Richter di Kashmir.

Kedua gempa terakhir tersebut sangat besar dan mengakibatkan hilangnya sekitar 100.000 jiwa. Jutaan orang juga kehilangan tempat tinggal.


http://internasional.kompas.com/read/2015/04/26/14371761/Mengapa.Nepal.Rentan.terhadap.Gempa.

Saturday, April 25, 2015

Pesawat R-80 Karya Habibie akan terbang 2019


Industri dirgantara Indonesia kembali bergairah ketika Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI), BJ Habibie, memperkenalkan pesawat besutannya di ajang National Innovation Forum (NIF) 2015 di Graha Widya Bakti Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan, pekan lalu.
Pesawat ini diberi nama Regio Prop 80 (R-80), yang merupakan suksesor dari pesawat N250 buatan IPTN (saat ini PT Dirgantara Indonesia). R-80 sendiri dikembangkan oleh PT Ragio Aviasi Industri (RAI), perusahaan pembuat pesawat terbang komersil milik Habibie dan anak sulungnya, Ilham.
Habibie mengklaim, pesawat ini paling tepat untuk dioperasikan di negara kepulauan seperti Indonesia, khususnya untuk pesawat-pesawat yang dioperasikan di bandara dengan landasan pacu pendek. Terlebih, pesawat itu mengadopsi teknologi yang lebih canggih dan efisien dari N250.
R80 memiliki kapasitas yang lebih banyak dari N250, yakni 80-90 kursi. Sementara N250 hanya mempunyai kapasitas 50-60 kursi. Jika tidak ada aral melintang, pada 2019 pesawat ini sudah siap diproduksi dan didaftarkan sertifikat layak terbang.

Dikutip dari media Liputan6.com, PT Dirgantara Indonesia mengaku line produksinya padat hingga tahun 2019. Mereka sendiri akan melihat lagi kerjasama dengan PT. RAI. PT. DI sedang disibukan project dengan Kemhan, beberapa klien nasional dan internasional dan juga program pengembangan pesawat Transport Nasional bersama Pustekbang LAPAN.
“Secara program kita kalau dilihat 2015-2019 itu sudah full, sudah terstruktur. Jadi kita lagi melihat program ini. Saat ini kita masih sebatas diskusi, kita harus melihat juga bagaimana kapasitas PT DI, bantuan apa yang bisa diberikan PT DI, bagaimana positioning-nya. Ini belum ada keputusan masih dalam ranah diskusi,” ungkap Kepala Pengembangan Bisnis PT. DI, Ade Yuyu Wahyuna.

Lalu apakah R-80 siap terbang tahun 2019?
Pertama, saya mendengar dari beberapa karyawan dan peneliti pesawat terbang. Mereka mengaku,  secara nasional SDM mereka belum mampu untuk mengembangkan pesawat sekelas R-80. Untuk itu, mereka malah lebih fokus berkutat di pesawat N-219 dulu sambil menyiapkan SDM baru.
Saat pengembangan N-250, IPTN (sekarang PT. DI) memiliki karyawan sebanyak 15.000-an, berbeda dengan sekarang yang hanya ribuan pegawai. PT. RAI, melalui Ilham Habibie mengaku desain R-80 berbeda dengan N-250. Tapi masyarakat awam sendiri tahu, R-80 mirip sekali dengan N-250, cuman ada perbedaan di winglet dan rudder. Silahkan di ukur, 😀
Agung Nugroho, Direktur Utama RAI, menyebutkan saat ini jumlah karyawan di perusahaannya berjumlah 84 orang. “Dari PT DI kira-kira 50 orang dan 34 dari kita,” ujarnya. Yakin dengan jumlah segini bisa merealisasikan terbang perdana pada 2019.
Sumber : Detik
Untuk pengembangan pesawat R-80, PT Regio Aviasi Industri membutuhkan dana sebesar US$700 juta atau sekitar Rp. 9,1 trilliun. Agung Nugroho mengaku kesulitan mendapatkan dana tersebut dari pihak perbankan.
“Pendanaan yang dibutuhkan US$700 juta. Selama ini kami sudah sounding kepada perbankan Indonesia, tetapi sistem perbankan kita belum memungkinkan memberikan pendanaan pada tahap ini ,” ujar Agung Nugroho, Dirut PT RAI  pada hari Selasa silam (07/04/15).

Ilham Habibie (Liputan6.com/Herman Zakaria)

Tahun lalu, pada 18 Maret 2013, Ilham Habibie pernah mengatakan gini kepada salah satu media.
Anda terkesan sangat ambisius untuk bisa memproduksi pesawat? Punyakah anda uang?
Ambisius? saya yakin masih banyak orang di Indonesia ini yang mempunyai semangat. Dirgantara dan saya salah satunya.
Uang? saat ini dalam tahap awal diperlukan US$ 400 juta dolar. Tapi itu bukan dana dari pribadi saja sendiri, ada beberapa modal dari beberapa kalangan tetapi juga pribadi bukan dana perusahaan.
Dan nanti suatu saat, ketika perusahaan atau R80 ini berkembang dan memerlukan dana besar, kita bisa melepas saham ke publik.
Banyak orang salah paham juga, bahwa perusahaan yang kami dirikan yakni PT Ragio Aviasi Industri (RAI) yang merupakan perusahaan gabungan dari perusahaan miliknya yakni PT Ilthabie Rekatama dengan PT Eagle Cap adalah perusahaan miik Erry Firmansyah yang merupakan mantan Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mendirikan pabrik pesawat menyaingi PT Dirgantara Indonesia (DI).
Tidak, yang benar R80 akan produksi menggunakan pabrik PT DI, dan nantinya PT DI juga akan menjadi salah satu pemegang saham di PT RAI.
Sumber : Detik.com


Dan beberapa waktu lalu Pak Habibie minta bantuan kepada Presiden Jokowi untuk membuat pesawat ini.
“Yang kami butuhkan adalah dukungan pemerintah untuk financing bagian Indonesia. Bagian swasta dan luar negeri, mereka akan ikut kalau dari pemerintah ikut menyumbang dalam arti mengatakan ‘silakan’ karena industri pesawat terbang seperti Boeing dan Airbus dapat bantuan yang sama,” ujar Habibie
Untuk tambahan, ini ada salah satu ucapan dari mantan pegawai perusahaan BUMNis tersebut yang pernah terlibat dalam program N-250. Ini masalah Break Even Point (BEP) yg dimana PT. RAI mengaku akan memproduksi 400 pesawat.
“400 pswt buat break even,.? Berapa tahun yaa,.? 

Berdasarkan pengalaman previous full production scale,..
Time line “tercepat” yg pernah dicapai buat 1 unit keluar (rolled out) finishing pswt medium itu di iptn 6 bulan .. (asumsi karyawan wkt itu 16.000)
dan kendala utama barang2 komponent import.

(Sekedar info dari karyawan ybs yg terlibat langsung di BHT – Texas)

Bandingkan dgn infrastructure yg kumplit,..
– bell helicopter pernah di thn1965 (sdg perang vietnam) bisa rolled out seminggu 2 unit bell 205 (sebulan 8 smp 10 unit)

Medium airplane sekelas ATR atau R80,..atau ERJ
(Menurut kawan yg kerja di CHC – Brazil)
Embraer bisa selesaikan tercepat 1 bulan 1 unit pswt..

Naah,.. bayangkan pt. DI dengan R80 dan N219 yg pengadaan sub komponennya harus dari overseas, saya kira kendalanya,…ya lagu lama
– biaya impor dan custom
– tengat waktu PO dan RFQ plus part on traffic
– forwarding sequence “hub” (SIN or CGK)
dll”
Mana yang bener? semoga program ini menjadi program kebanggan bukan program persis srimulat (menurut seorang teman yg dulu sempat aktif di JKGR), “Membuat Bengkok Logika Lurus”.
Maaf bukan kami tidak nasionalis, saya tidak mau duit Negara digunakan untuk mengikuti keinginan seseorang yang tidak jelas arahnya. Mari kita diskusikan.

http://jakartagreater.com/pesawat-r-80-akan-terbang-tahun-2019/